Pneumatic Roller

Rental Alat Berat Pneumatic Roller Murah Jabodetabek

Pneumatic Roller – Salah satu alat berat yang digunakan di dunia konstruksi adalah alat penggilas roda dan angin atau biasa disebut dengan Pneumatic Tired Roller.

Namun, tak sedikit orang yang menyebutnya Pneumatic Roller saja.

Alat penggilas ini memang pada umumnya digunakan di dunia konstruksi, tak terkecuali di perusahaan Tinggi Jaya Abadi.

Lebih detailnya, berikut akan diulas lebih lanjut mengenai alat berat tersebut.

pneumatic roller

Pengertian

Mesin gilas Pneumatic merupakan mesin gilas dengan roda karet yang memiliki tekanan angin.

Selain itu, alat ini dilengkapi dengan susunan roda pada bagian depan dan juga belakang yang susunannya berselang-seling.

Hal ini bertujuan agar bagian yang tidak tergilas oleh roda depan dapat tergilas oleh roda yang ada pada bagian belakang.

Jumlah roda pada alat Pneumatic pada umumnya berjumlah 9 sampai 19 buah.

Dengan konfigurasi roda sebagai berikut.

  • 9 buah roda ( 4 roda di depan dan 5 di belakang)
  • 11 buah roda ( 5 roda depan dan 6 roda belakang)
  • 13 buah roda ( 6 roda depan dan 7 roda belakang)
  • 15 buah roda (7 roda depan dan 8 roda belakang)

Fungsi

Pada umumnya, Pneumatic Roller digunakan pada pengerjaan material granular.

Selain itu, alat ini juga digunakan pada pemadatan lapisan hotmix dimana lapisan tersebut berperan sebagai pemadatan antara.

Namun, pastikan Anda tidak menggunakan alat ini pada tanah berbatu dan tajam.

Mengapa demikian? Pasalnya, roda pada mesin akan lebih cepat mengalami kerusakan.

Roda pada alat penggilas ini dapat bergerak maju dan digetarkan. Selain itu, alat ini juga bisa Anda gerakkan naik turun agar alat tersebut mampu memberikan tumbukan yang lebih kuat.

Prinsip Kerja

Roda mesin Pneumatic Tired Roller bekerja dengan cara memadatkan tanah dengan efek meremas untuk pemadatan tanah yang ada di bagian bawah permukaan.

Efek tersebut dapat ditingkatkan dengan cara menggoyang sumbu as pada roda guna mengikuti perubahan yang terjadi pada permukaan tanah.

Lalu bagaimana dengan tekanannya? Tekanan yang diberikan roda bergantung pada tekanan angin roda tersebut.

Jika tekanan pada angin roda semakin besar maka tekanan roda terhadap tanah juga semakin besar.

Dengan demikian, besarnya tekanan dapat dilakukan dengan cara merubah tekanan pada roda alat tersebut.

 

Alat penggilas Pneumatic memiliki berat kira-kira 80 ton.

Dalam satu kali lintasan, alat ini mampu memadatkan material timbunan dengan dalam kurang lebih 24 inci.

Bobot alat penggilas ini dapat ditingkatkan agar dapat bekerja dengan lebih maksimal.

Caranya yaitu dengan cara menambah zat cair atau pun pasir pada bagian dinding-dinding mesin.

Syarat Pemadatan Dengan Alat Pneumatic

Alat penggilas Pneumatic memiliki beberapa syarat pemadatan.

Persyaratan tersebut didasarkan pada beberapa hal berikut ini.

  • berat kotor peralatan
  • berat per cm2 lebar ban
  • tekanan angin ban

Kondisi tanah dan juga tahap pemadatan dapat merubah tekanan ban angin pada alat penggilas tersebut.

Nah, agar alat Pneumatic Roller dapat bekerja dengan hasil yang optimal, sebaiknya alat tersebut menggunakan tekanan angin yang rendah.

Hal ini bertujuan untuk menimbulkan efek pengapungan dan peliputan permukaan tanah yang akan digilas.

Dengan demikian, pada lintasan berikutnya tanah yang digilas akan semakin padat sehingga tekanan angin harus dinaikkan hingga mencapai tekanan maksimum pada lintasan akhir.

Beberapa alat berat yang berfungsi sebagai penggilas sudah ada yang dilengkapi dengan alat pengubah tekanan ban.

Bahkan, penambahan tersebut dapat dilakukan tanpa menghentikan roller yang sedang bekerja.

Penambahan tekanan angin pada alat Pneumatic tersebut dapat dilakukan dengan beberapa cara sebagai berikut.

  • merubah tekanan yang ada pada bagian dalam ban
  • mengatur berat pemberat pada alat tersebut (ballasi)
  • menjaga roller dengan berat yang berbeda